fbpx
cara mengatur keuangan

10 Cara Mengatur Keuangan Agar Tidak Boncos Setiap Bulannya

Gunakan tips-tips berikut untuk membantu kamu lebih memahami cara mengatur keuangan supaya terkontrol setiap bulannya.

Tujuan finansial setiap orang berbeda-beda, apakah kamu sedang menabung untuk kebutuhan finansial jangka pendek, menyiapkan dana pensiun, atau menabung untuk pendidikan anak. Hal ini juga dipengaruhi pemasukan, pengeluaran, tujuan dan keinginan individu masing-masing, sehingga cara mengatur keuangan pun berbeda-beda.

Apakah kamu ingin melepaskan diri dari utang, merasa pemasukan terlalu kecil, atau menginginkan tujuan finansial yang besar seperti membeli rumah atau mulai berinvestasi? Untuk mencapai semua itu, kamu membutuhkan cara cerdas mengatur keuangan pribadi.

Cara Mengatur Keuangan Pribadi, Mulai dari Mana?

Namun satu hal yang pasti untuk mengoptimalkan pemasukan dan tabungan kamu, sangat penting untuk mengedukasi diri kamu mengenai finansial. Semakin cepat kamu memulai perencanaan finansial, semakin bagus, namun tidak ada kata terlambat untuk menciptakan tujuan finansial untuk kamu dan keluarga. Ikuti tips-tips cara cerdas mengatur keuangan pribadi berikut ini!

Membaca buku

Jika kamu kebingungan harus mulai dari mana untuk menjadi ‘melek’ secara finansial, carilah buku-buku cara mengatur keuangan pribadi yang ditulis oleh para ahlinya. Dari mulai cara keluar dari jeratan utang sampai mulai berinvestasi, banyak buku yang bisa mengubah cara mengatur keuangan kamu. Untuk menghemat, kamu bisa membeli buku bekas atau ke perpustakaan lokal dekat rumah.

Membuat anggaran

Langkah berikutnya adalah membuat anggaran keuangan. Untuk memulainya, catat penghasilan dan pengeluaran kamu hingga yang terkecil sekalipun. Dari catatan ini, kamu bisa melihat di bagian mana kamu mengeluarkan uang terlalu banyak atau tidak penting yang kemudian menjadi acuan untuk membuat anggaran bulan depannya.

Anggaran adalah alat terbaik untuk mengubah masa depan keuangan kamu. Anggaran setiap orang bisa berbeda-beda, namun sebagai permulaan mungkin kamu bisa mencoba aturan anggaran yang paling terkenal yaitu anggaran 50/30/20, yang bisa dirincikan sebagai berikut:

  • 50% dari pendapatan bersih kamu digunakan untuk kebutuhan esensial, seperti biaya rumah, makan, transportasi, dan keperluan penting lainnya.
  • 30% dialokasikan untuk keperluan gaya hidup, seperti berbelanja pakaian dan hal lain yang bukan kebutuhan primer.
  • 20% digunakan untuk membayar utang dan menabung baik untuk dana darurat dan pension.

Kamu bisa menyesuaikan dengan kemampuan dan tujuan finansial kamu saat ini. Berpeganglah pada anggaran ini dan jangan melewati anggaran setiap bulannya. Jika kamu mengeluarkan uang lebih dari yang kamu hasilkan, perbaiki anggaran kamu dengan memotong pengeluaran yang tidak perlu atau cobalah mencari sumber pemasukan lain. Terapkan anggaran yang direvisi bulan depan untuk mulai hidup sesuai kemampuan.

Pangkas pengeluaran bulanan

Dengan rajin mencatat pengeluaran, kamu bisa mengetahui di pos mana kamu mengeluarkan terlalu banyak uang yang tidak perlu dan menguranginya, terutama di pos gaya hidup.

Tanpa harus mengubah gaya hidup secara drastis, carilah cara untuk mengurangi pengeluaran seperti pakaian atau hiburan, seperti memanfaatkan diskon, dan menyurvei provider TV kabel dan internet yang lebih murah. Kamu juga bisa mengurangi makan di luar dan lebih sering memasak di rumah.

Stop gunakan kartu kredit

Apabila kamu terus menggunakan kartu kredit untuk memenuhi kebutuhan, kamu akan segera terjebak dalam utang. Kalau kamu benar-benar ingin mengendalikan cara mengatur keuangan kamu, hentikan penggunaan kartu kredit.

Selain mengatur anggaran sehingga kamu tidak perlu membeli barang secara kredit, beralihlah ke uang tunai atau kartu debit untuk menghindari bertambahnya utang, tinggalkan kartu kredit di rumah sehingga kamu tidak pernah tergoda untuk mengeluarkannya dari saku dan mengambilnya.

Mulai menabung

Seperti berinvestasi, menabung adalah pendekatan pasif lain untuk menumbuhkan kekayaan kamu, meskipun secara bertahap. Untuk mengontrol keuangan kamu sekarang, buka dan arahkan uang ke rekening tabungan berbunga secara teratur (setiap minggu, bulan, atau waktu tertentu dalam setahun, misalnya).

Sisa uang yang sudah kamu pangkas dari pengeluaran bulanan bisa masuk ke tabungan, pengembalian pajak, jumlah tertentu yang kamu sisihkan dari setiap gaji, atau jumlah yang kamu alokasikan dalam anggaran untuk ditabung setiap bulan.

Opsi mana pun yang kamu pilih, dan tidak peduli seberapa sedikit kamu menabung, cari cara untuk meningkatkan tabungan kamu dari waktu ke waktu. Keuntungan kecil akan menghasilkan keuntungan besar dalam jangka panjang.

Tentukan tujuan finansial yang realistis

Luangkan waktu untuk menetapkan tujuan keuangan yang ingin kamu upayakan, seperti membeli rumah atau dana pensiun. Memiliki tujuan tertentu akan memotivasi kamu lebih baik lagi dalam cara mengatur keuangan.

Saat kamu menetapkan tujuan, pastikan itu realistis dan sesuai dengan pendapatan kamu setiap tahunnya. Tujuan yang tidak realistis dapat membuat kamu gagal membuat langkah finansial yang tepat di masa depan.  

Cari penghasilan tambahan

Jika kamu sudah meneliti anggaran yang sudah kamu buat dan betul-betul tidak ada lagi yang bisa dihemat dalam pos pengeluaran, mungkin ini saatnya untuk mencari pemasukan tambahan. Masalah keuangan terkadang berasal dari pendapatan yang tidak mencukupi.

Kamu bisa mencoba mencari pekerjaan lain dengan gaji yang lebih tinggi atau mencari pendapatan sampingan.

Belajar keterampilan baru

Pastikan kamu memiliki keterampilan yang kamu butuhkan untuk tetap kompetitif di tempat kerja. Ini mungkin berarti mengambil sertifikasi tambahan atau mendapatkan pelatihan melalui perusahaan kamu saat ini. Atau, itu mungkin berarti kembali ke perguruan tinggi untuk mendapatkan gelar pascasarjana yang membuat kamu memenuhi syarat untuk profesi yang lebih stabil dengan pendapatan yang lebih tinggi.

Asuransi

Kamu dapat melindungi keuangan dengan memiliki asuransi yang tepat. Jenis asuransi yang umum termasuk asuransi kesehatan, asuransi mobil, asuransi penyewa atau pemilik rumah, dan asuransi jiwa.

Meskipun kamu mungkin tergoda untuk berhemat dengan asuransi agar tidak perlu membayar premi bulanannya, ingatlah bahwa asuransi justru bisa melindungi kamu dari bencana tak terduga yang dapat membuat keuangan berantakan.

Manfaatkan benefit karyawan

Cari tahu apa saja yang ditawarkan perusahaan dan manfaatkan sebaik mungkin. Misalnya asuransi gigi, kaca mata, atau akses gaji yang fleksibel dari GajiGesa.

Ingin punya kontrol penuh terhadap penghasilanmu? Daftar GajiGesa di sini! Dengan GajiGesa, #gajiantiaphari bukan mimpi!

Sumber: The Balance

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *