fbpx
cara agar perusahaan tidak bangkrut

Hindari Bangkrut Saat Bangun Perusahaan Baru dengan 5 Cara Ini!

Menjalankan suatu bisnis memang memiliki tantangan sangat besar. Apalagi harus memikirkan bagaimana agar perusahaan bisa terus berjalan dengan baik agar tidak bangkrut. Lalu, bagaimana cara agar perusahaan tidak bangkrut?

Memulai bisnis kamu sendiri adalah salah satu keputusan paling menarik yang dapat diambil.  Tetapi, sangat penting untuk mengikuti aturan mendasar dan mengingat pertimbangan utama untuk menghadapi masalah keuangan. Hal ini ditujukan untuk menghindari atau memperkecil peluang kebangkrutan.  Berikut adalah lima faktor yang perlu diingat cara agar perusahaan tidak bangkrut.

Baca juga: Jaga Kebahagiaan Karyawan di Perusahaanmu dengan 12 Cara Ini Yuk! 

#1 Tetapkan rencana tindakan yang jelas

Cara agar perusahaan tidak bangkrut yang pertama bisa kamu lakukan ialah dengan membuat perencanaan. Rencana dari latar belakang perusahaan, proses operasional, sampai visi yang jelas. Termasuk aturan dan regulasi yang jelas dan metode kerja.  Berdasarkan rencana bisnis komprehensif yang baik, perusahaan akan dapat membuat keputusan yang tepat terkait dengan lokasi, harga, dan investasi. Tanpa rencana bisnis yang baik, tidak akan ada pinjaman bank dan tidak ada yang akan menginvestasikan uang dalam proyek kecil maupun besar. 

Selain itu, jangan ragu untuk mengeluarkan sedikit uang tambahan untuk memastikan bahwa dasar-dasar perusahaan terlindungi secara hukum. Jika kamu tidak mengetahui semua kewajiban hukum dan keuangan dalam sebuah proyek, kamu akan mendapat masalah. Dan biasanya lebih murah untuk mencari nasihat hukum dan akuntansi sebelum terjadi kesulitan. 

#2 Fokus pada kualitas produk/jasa (dan juga minat pasar)

Produk atau layanan adalah dasar dari semua perusahaan. Jika kualitas produk atau layanan yang diberikan kurang dari harapan pelanggan atau ada produk lain di pasar yang lebih hemat biaya, akan sulit dibeli atau dipakai oleh banyak orang. Cara agar perusahaan tidak bangkrut bisa dengan mengembangkan produk atau layanan yang kuat dan otentik. Pertahankan pelanggan kamu yang sudah ada dan fokuslah untuk menargetkan lebih banyak. 

Produk atau jasa yang berkualitas dengan harga terjangkau menjadi salah satu alasan customer loyal terhadap perusahaan. Hal ini mencegah perusahaan mengalami kebangkrutan. 

#3 Jangan meminjam terlalu banyak

Kamu mungkin memiliki tabungan tersembunyi dengan jumlah banyak yang akan membantu kamu membangun sebuah proyek. Tetapi kemungkinan besar kamu tetap harus meminjam sejumlah uang dari Bank dan lembaga keuangan lainnya. Hal ini terjadi akibat gagalnya perencanaan-perencanaan saat proses operasional perusahaan. Tentu ini akan menjadi masalah ketika kamu meminjam pinjaman berlebihan. Akibatnya akan menjadi hutang yang harus dilunasi di masa mendatang. 

Kamu harus mengetahui nilai bunga bulanan, cicilan yang akan kamu bayarkan, serta jangka waktu pinjaman terlebih dahulu. Cobalah untuk mengurangi pembayaran pinjaman dan memahami berapa biaya pinjaman yang mesti kamu bayar tepat waktu.  Pada akhirnya, mendapatkan lebih banyak pinjaman uang bukanlah solusi bagi bisnis untuk berkembang. Sebaliknya, perusahaan harus meretas jalannya dengan menemukan cara yang lebih efektif untuk benar-benar menggunakan arus kas, aset, dan sumber daya yang ada. Untuk itu cara agar perusahaan tidak bangkrut adalah dengan tidak meminjam terlalu banyak. 

Baca juga: 18 Cara Menjadi Pemimpin yang Baik, Wajib Catat!

#4 Jangan pula meminjam terlalu sedikit

Memulai tanpa modal atau sedikit pinjaman yang memadai sama berisikonya dengan pinjaman berlebihan. Kamu tidak bisa hanya mengandalkan keuntungan setelah bisnis dimulai tanpa memastikan modal yang memadai untuk mempertahankan atau mengembangkan bisnis. Hal ini menyebabkan tidak adanya kesempatan untuk mendatangkan pelanggan dalam kurun waktu tertentu. Padahal pengembangan bisnis membantu menggerakkan pelanggan untuk datang kembali untuk bisa menghasilkan keuntungan. Sangat bermanfaat untuk meneliti dengan cermat biaya bisnis dan menetapkan anggaran perusahaan. Hal ini dapat memberi gambaran tentang cara agar perusahaan tidak bangkrut dengan mengetahui modal minimum yang diperlukan perusahaan atau bisnis untuk jangka panjang. 

#5 Mempertimbangkan pengumpulan uang dan arus kas

Arus kas adalah bahan bakar bagi mesin bisnis yang mendorongnya maju. Pada awal proyek perusahaan, beberapa pelanggan mungkin menawarkan untuk membeli produk baik dengan hutang atau cicilan.  Namun, jika kamu tidak dapat menagihnya di masa depan karena alasan apapun, hutang ini bisa menjadi alasan kegagalan proyek bahkan kebangkrutan.  Untuk alasan ini, pastikan untuk mengutamakan penjualan tunai, terutama selama beberapa bulan pertama proyek.  Setelah berhasil, kamu dapat mengizinkan persyaratan penjualan yang lebih fleksibel dan ringan kepada beberapa pelanggan yang loyal dan terpercaya. 

Sementara alasan di balik kegagalan banyak perusahaan bervariasi, mulai dari kurangnya minat pasar hingga konflik internal atas strategi atau eksekusi, alasan paling umum adalah kesulitan keuangan dan kebangkrutan. Oleh karena itu, penting untuk tidak mengabaikan salah satu prinsip penting di atas sebagai cara agar perusahaan tidak bangkrut dalam jangka pendek atau panjang.

 

Sumber: Entrepreneur

Simak juga:

Para Employer, Ini 10 Cara Meningkatkan Motivasi Kerja Karyawan di Kantor!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *