fbpx
tanggung jawab moral karyawan

10 Cara Meningkatkan Moral Karyawan Demi Kultur Lebih Baik

Meningkatkan moral karyawan terhadap perusahaan akan berdampak pada lingkungan kerja yang nyaman dan bertanggung jawab.

Pelajari cara meningkatkan moral karyawan untuk menciptakan budaya perusahaan yang lebih baik. Meningkatkan moral karyawan bisa melalui pengembangan, komunikasi, umpan balik (feedback), dan inisiatif kesehatan dan kesejahteraan karyawan. Ada beberapa strategi yang harus kamu terapkan untuk mempertahankan dan meningkatkan moral kerja karyawan.

Daripada menganggap metode ini sebagai solusi satu kali, integrasikan secara permanen ke dalam budaya perusahaan kamu. Berikut 10 cara untuk mempertahankan dan meningkatkan moral karyawan.

Baca juga: Mengukur Kesehatan Finansial Karyawan: Tips untuk Para HR!

#1 Sejajarkan karyawan dengan nilai-nilai perusahaan.

Banyak perusahaan menganut anggapan bahwa moral kerja karyawan didasarkan pada hadiah atau makanan gratis. Padahal pertimbangan terpenting adalah memastikan karyawan sejajar dan sejalan dengan nilai-nilai perusahaan. Salah satu cara untuk mencapainya adalah melalui komunikasi yang jelas.

Kamu harus jelas mengartikulasikan visi, misi, nilai, dan tujuan perusahaan. Sangat penting untuk transparan mengomunikasikan dan memperkuat informasi tentang perusahaan. Ketika karyawan memahami dan peduli terhadap perusahaan, kemungkinan akan terjadi peningkatan moral karyawan dari sebelumnya.

#2 Ciptakan jalur komunikasi yang terbuka.

Perusahaan perlu memfasilitasi dan mendorong komunikasi yang baik. Karyawan harus merasa nyaman mengajukan pertanyaan, berbicara selama rapat, dan berkolaborasi dengan rekan kerja. Berikan panduan kepada manajer dan karyawan sehingga karyawan dapat mendiskusikan masalah pribadi tanpa rasa takut. Kenyamanan di lingkungan perusahaan akan berdampak terhadap moral karyawan.

#3 Mendorong umpan balik karyawan.

Di samping komunikasi terbuka, perusahaan kamu harus menumbuhkan budaya yang mendorong umpan balik (feedback) karyawan. Kamu dapat memberikan umpan balik yang terbuka dan jujur ​​tentang kinerja mereka, serta mendapatkan masukan dari karyawan tentang bagaimana perkembangan perusahaan. Transparansi mengenai perusahaan juga bisa untuk meningkatkan moral karyawan semakin terlihat jelas.

Baca juga: Apa Itu Employee Engagement? Berikut Ide Kreatif untuk Meningkatkannya!

#4 Bangun budaya berpikir positif dari atas ke bawah.

Jika kamu menginginkan budaya yang positif di lingkungan kerja, maka perlu dimulai dari jabatan tertinggi atau pemimpin perusahaan. Karyawan melihat seorang pemimpin bertindak dalam perusahaan untuk dijadikan contoh di lingkungan kerja. Pemimpin yang memberi contoh positif akan menciptakan lingkungan kerja yang baik juga.

Berpikir positif dimulai dengan manajemen puncak perusahaan. Jika mentalitas CEO tidak positif, maka itu akan menyebar ke seluruh tingkatan dalam perusahaan. Memperlihatkan pola pikir positif di lingkungan perusahaan akan membuat karyawan berpikir baik, optimis, dan nyaman.

#5 Mengatur kegiatan untuk tim.

Meningkatkan moral karyawan juga bergantung pada kegiatan perusahaan yang mumpuni. Semangat positif terkait dengan perasaan karyawan terhadap anggota tim lainnya. Jadi, penting untuk mengadakan kegiatan pembangunan tim yang akan mendekatkan antar karyawan.

Menyelenggarakan makan siang, happy hour, atau membuat kegiatan yang ingin mereka lakukan bersama. Baik bekerja dari jarak jauh atau di kantor, tunjukkan kepedulian dengan merayakan ulang tahun, hari jadi, dan hal penting lainnya. Meningkatkan kepedulian di lingkungan kerja bisa meningkatkan moral karyawan.

#6 Membuat program pengenalan karyawan.

Mengakui kerja keras karyawan melalui program pengenalan. Ini bisa formal atau informal, tetapi harus memungkinkan semua orang di perusahaan memiliki kesempatan untuk berkontribusi. Memberi tahu bahwa kerja keras mereka diperhatikan dan diakui oleh rekan lain dapat meningkatkan moral karyawan dan rasa saling menghargai di lingkungan kerja.

#7 Berikan insentif berbasis kinerja.

Untuk meningkatkan moral karyawan ciptakan peluang karir bagi karyawan. Mempromosikan secara internal sebelum mencari karyawan eksternal untuk posisi senior. Memberikan kesempatan bagi karyawan untuk berganti tim berdasarkan keahlian dan minat mereka.

Dengan demikian, perusahaan akan mendorong karyawan untuk bekerja keras, mengembangkan keterampilan dan memajukan karir. Memberikan insentif berbasis kinerja moneter, seperti bonus atau kenaikan gaji karyawan juga akan meningkatkan moral karyawan atas jabatan dan beban kerjanya.

Baca juga: Para Employer, Ini 10 Cara Meningkatkan Motivasi Kerja Karyawan di Kantor!

#8 Mengutamakan kesehatan mental karyawan.

Sangat penting untuk memperhatikan kesehatan mental karyawan. Terutama selama pandemi ketika tingkat stres dan kecemasan sangat tinggi. Karena semakin banyak orang yang bekerja dari jarak jauh, akan sulit bagi mereka untuk mencapai kehidupan kerja yang sehat.

Untuk mencegah karyawan menjadi kewalahan, perusahaan harus disiplin tentang batas kerja. Mereka juga harus mendorong anggota tim mereka untuk mengambil cuti, bahkan jika mereka tidak punya tempat untuk pergi. Menghargai waktu istirahat adalah hal yang berdampak terhadap meningkatnya moral karyawan.

#9 Melaksanakan program kesehatan dan kebugaran.

Selain kesehatan mental, kesehatan fisik karyawan sangat penting untuk diperhatikan. Banyak karyawan bekerja tanpa banyak bergerak (duduk). Jadi menerapkan program kesehatan akan membuat lebih banyak gerak yang membantu kesehatan fisik. Kepedulian perusahaan terhadap kesehatan fisik akan menciptakan tanggung jawab moral karyawan yang baik.

#10 Mendorong pemberdayaan karyawan.

Kepuasan karyawan cenderung turun ketika perusahaan tidak meningkatkan kualitas kerjanya. Usahakan untuk meningkatkan moral karyawan dengan memberi proyek baru yang menarik.

Tawarkan kursus pengembangan profesional sehingga karyawan dapat mengembangkan keahlian atau mempelajari pengetahuan baru yang dapat membantu mendorong mereka ke posisi yang lebih tinggi di dalam perusahaan. Dengan meningkatkan moral karyawan maka tanggung jawab dan kepeduliannya atas perusahaan semakin besar.

Cara-cara di atas bisa kamu terapkan di lingkungan kerja dengan seluruh karyawan. Meningkatkan moral karyawan dengan cara yang benar akan membuat produktivitas, loyalitas, dan kualitas yang mumpuni.

 

Sumber: Business News Daily

Simak juga:

Ternyata HRD dan Personalia Itu Berbeda, Lho! Apa Saja Bedanya?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *