fbpx
menghitung dana pensiun

Kamu Harus Tahu! Alokasi Gaji untuk Mempersiapkan Dana Pensiun

Menghitung dana pensiun dari sekarang bisa diartikan dengan merencanakan keuangan masa depan. 

Kamu ingin memulai mengalokasikan pendapatan untuk dana pensiun? Sudah tahu belum berapa dana yang harus kita siapkan? 

Sebenarnya tidak ada formula pasti untuk mengetahui berapa banyak yang harus kamu tabung untuk dana pensiun. Kemungkinan besar, itu akan tergantung pada masa depan kamu, baik bagian yang diketahui maupun yang tidak diketahui, seperti harapan hidup, tingkat pengeluaran dan tabungan saat ini, juga preferensi gaya hidup kamu di masa pensiun. Namun, artikel berikut ini akan membahas beberapa cara menghitung dana pensiun yang dapat kamu contoh. 

Baca juga: Menyiapkan Dana Pensiun dengan 10 Cara Mudah Ini!

Pertama, cara menghitung dana pensiun yang dapat kamu lakukan ialah sesuai dengan rekomendasi para ahli. Sebagian besar ahli merekomendasikan alokasi tabungan pensiun tahunan sebesar 10% hingga 15% dari pendapatan kamu sebelum pajak. Misalnya, gaji kamu sebulan yaitu Rp8juta per bulan dan selama setahun kamu akan menghasilkan pendapatan Rp96 juta. Kamu dapat mengalikan dengan alokasi tabungan pensiun misalnya 10%, maka tiap tahunnya kamu harus dapat mengumpulkan dana pensiun sebesar Rp9,6 juta. 

Cara menghitung dana pensiun yang kedua yaitu dengan mengetahui berapa minimal uang yang harus kamu miliki pada masa pensiun. Kamu dapat dengan mencoba menghitung besar pendapatan bulanan dalam setahun dibagi dengan suku bunga deposito. Misalnya, kamu mendapatkan gaji Rp7 juta setiap bulannya maka pendapatan kamu selama setahun ialah Rp84 juta. Kemudian dibagi dengan bunga deposito. Misalnya bunga deposito tersebut sebesar 4% maka akan diperoleh jumlah uang yang harus kamu persiapkan untuk menikmati masa tua senilai Rp2,1 triliun. 

Baca juga: Mengapa Kamu Harus Persiapkan Dana Pensiun Sejak Dini?

Setelah kamu menghitung dana pensiun dan mengetahui mominal yang harus kamu kumpulkan untuk membiayai masa pensiun. Saatnya untuk menentukan strategi investasi yang tepat. Karena tabungan pensiun baru akan digunakan saat masa pensiun tiba. Dengan demikian, strategi investasi untuk mengumpulkan dana pensiun yang tepat adalah juga investasi jangka panjang. 

Berikut beberapa instrumen investasi yang tepat untuk tujuan keuangan jangka panjang yaitu saham, reksa dana saham, reksa dana campuran, dan lain sebagainya. Kamu dapat menghindari dalam menggunakan instrumen investasi jangka pendek untuk mendukung tujuan keuangan jangka panjang, seperti tabungan biasa atau deposito berjangka. Ketidaktepatan memilih instrumen investasi yang tepat dapat berisiko menggagalkan pencapaian tujuan keuangan kamu. Atau kamu dapat berkonsultasi dengan para profesional untuk menentukan investasi apa yang cocok untuk kamu dalam mempersiapkan dana pensiun. 

Jangan sampai salah dalam menghitung dana pensiun karena itu akan menjadi tabungan masa depan.

Simak juga: Wajib Catat! Bye-Bye Tanggal Tua dengan Alokasi Gaji Bulanan

Sumber: Nerdwallet

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *