fbpx
tujuan keuangan

5 Langkah Mudah Menentukan Tujuan Keuangan

Mencapai tujuan keuangan memang agak sulit untuk dicapai. Mau tahu cara membuat strategi agar tujuan keuangan kamu tercapai?

Menetapkan tujuan keuangan dimulai dari menyiapkan kerangka kerja untuk menentukan keinginan secara finansial dan bagaimana cara untuk memperoleh keamanan finansial. Dengan melakukan hal ini, akan membuat kamu merasa lebih bisa mengendalikan pengeluaran dan menempatkan ke arah kebebasan atau keamanan finansial. Berikut 5 langkah yang bisa kamu lakukan untuk menentukan tujuan keuangan.

Baca juga: Ibu Rumah Tangga Tak Boleh Boros, Coba 10 Cara Hemat Uang Ini Yuk!

#1 Tujuan yang realistis.

Langkah pertama dalam menetapkan tujuan keuangan ialah menjawab berbagai pertanyaan mengenai definisi kesuksesan. Menetapkan tujuan yang jelas tentang apa yang ingin kamu capai dan bagaimana kamu bisa menggambarkan hal tersebut dalam bentuk yang nyata. Setelah tujuan kamu jelas, kamu dapat memberikan target terhadap keuangan kamu berdasarkan jangka waktu tertentu.  Hal penting untuk diingat di sini adalah kamu harus membuat daftar keseluruhan tujuan keuangan.

Meskipun baik untuk optimis dalam menetapkan tujuan, membuat tujuan yang tidak realistis akan mempengaruhi kamu untuk mencapainya. Itu dapat menghambat motivasi dan mengurangi kepercayaan diri kamu.  Membuat tujuan yang realistis akan membantu untuk tetap berada di jalur kemampuan yang tepat dan membuat kamu tetap bersemangat menjalani prosesnya.

#2 Kategorikan setiap tujuan keuangan.

Kamu harus mengkategorikan keuangan dalam jangka pendek, menengah, atau panjang. Gunakan ini sebagai panduan kamu untuk membantu menyelesaikan tujuan keuangan kamu, misalnya:

  • Pertama, tujuan jangka pendek: tiga bulan hingga lima tahun
  • Kedua, tujuan jangka menengah: lima hingga 10 tahun
  • Ketiga, tujuan jangka panjang: lebih dari 10 tahun

Mengkategorikan tujuan seperti ini akan membantu kamu untuk bisa bertahap mencapai tujuan dan tidak terburu-buru. Kebanggaan tersendiri bila kamu bisa mencapai tahapan dari jangka pendek menuju jangka panjang.

Baca juga: Cara Menabung 100 Juta dalam Setahun? Yuk Bisa Yuk!

#3 Menetapkan tanggal target untuk setiap tujuan keuangan kamu.

Menjadi spesifik sangat membantu, bahkan jika kamu menyesuaikan tanggal dari waktu ke waktu. Misalnya jika kamu memiliki anak yang akan masuk perguruan tinggi, kamu memiliki target tanggal/bulan/tahun untuk tujuan tabungan pendidikan. Atau jika Ingin melakukan perjalanan liburan melintasi Eropa untuk ulang tahun pernikahan? Kamu akan lebih memperjelas kerangka waktu yang akan kamu capai.

#4 Prioritaskan setiap tujuan keuangan: keperluan mendadak, kebutuhan, atau keinginan.

Ini membantu untuk memprioritaskan tujuan keuangan. Jika daftar prioritas tujuan telah ditentukan, kamu tahu apa yang harus didanai terlebih dahulu. Beri tanda untuk setiap tujuan kamu seperti: kepentingan, kebutuhan, atau keinginan. Misalnya kamu memiliki tujuan jangka pendek untuk membangun dana darurat maka itu masuk kedalam  kepentingan. Tetapi tujuan jangka pendek lainnya adalah menukar mobil itu berarti sebuah “keinginan”.

#5 Pastikan itu adalah tujuan kamu sendiri.

Sangat mudah untuk melihat apa yang dilakukan orang lain dan merasa harus mengikuti apa yang dilakukannya. Tetapi ketika mulai membandingkan dengan orang lain, kita seperti sedang bermain game yang tidak akan pernah tamat. Ketika kamu menetapkan tujuan keuangan, pastikan itu adalah pilihan terbaik untuk kebutuhan atau keinginan sendiri. Fokuslah pada tujuan kamu sendiri.

Baca juga: Apa Itu Pendapatan Disposibel dan Bagaimana Cara Menghitungnya?

Contoh tujuan keuangan

#1 Melunasi hutang kartu kredit
Mengurangi biaya kartu kredit adalah tujuan keuangan utama. Jumlah bunga pada kartu kredit ialah jumlah yang harus kamu bayar kembali dan dapat meningkat secara eksponensial. Dan jika kamu tidak melunasi pembayaran, hal ini dapat mempengaruhi keseluruhan keuangan dan tujuan keuangan kamu.

#2 Membangun dana darurat
Memiliki dana darurat sangat berguna ketika muncul biaya tak terduga. Hal yang bisa kamu lakukan ialah seperti menabung untuk tiga atau empat bulan ke depan. Terlebih menabung untuk kebutuhan makan sehari-hari. Oleh karena itu jika kamu kehilangan pekerjaan, kamu dapat hidup selama 3 bulan tanpa penghasilan tetap seperti biasanya.

#3 Menabung untuk masa pensiun
Ketika menabung untuk masa pensiun, itu berarti kamu memikirkan masa depan yang lebih baik terhadap keuangan. Dan semakin dini kamu menabung maka semakin baik.

 

Sumber: Principal

Simak juga:

Membuat dan Mencapai Tujuan Karier, Bagaimana Caranya?

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *