Resources

Pengertian dan Cara Kerja Peer to Peer (P2P) Lending

Meski konsepnya sama, cara kerja P2P lending berbeda dengan pinjaman online. Yuk, ketahui pengertian dan cara kerjanya di sini.
cara kerja p2p lending

Hingga kini, terdapat banyak orang yang masih kurang tepat dalam membedakan peer to peer (P2P) lending dengan pinjaman online. Padahal, cara kerja P2P lending cukup berbeda dengan pinjol.

Pinjaman online merupakan aplikasi pinjaman dana secara daring yang bersumber dari perseorangan atau suatu perusahaan. 

Di sisi lain, sumber pinjaman P2P lending berasal dari orang-orang yang memiliki dana lebih dan dikembangkan lagi dalam bentuk pendanaan untuk menerima imbal hasil atau keuntungan.

P2P lending sendiri sejatinya lebih menguntungkan. Sebab, kamu bisa menerima tingkat pengembalian dana yang jauh lebih tinggi daripada yang tersedia saat dari investasi lain.

Tak hanya itu, beberapa situs juga memiliki dana darurat untuk melindungi investor jika peminjam gagal membayar pinjamannya.

Nah, memangnya, apa yang dimaksud dengan peer to peer lending? Lalu, seperti apa cara kerjanya yang perlu kamu ketahui? Yuk, simak pemaparan lengkapnya di bawah ini!

Pengertian Peer to Peer Lending

cara kerja p2p lending

Istilah peer to peer lending digunakan untuk mekanisme pertemuan antara pemberi pinjaman (lender) dan penerima pinjaman (borrower) secara langsung lewat platform penyelenggara.

Maka dari itu, peer to peer lending dapat diartikan sebagai platform yang menyelenggarakan kegiatan peminjaman dana antara dua pihak, yaitu penerima dan pemberi pinjaman. 

Cara Kerja P2P Lending

Cara kerja P2P lending, sejatinya berbeda untuk setiap pihak yang terlibat. Yuk, simak masing-masing penjelasannya berikut ini.

1. Cara Kerja untuk Lender Pendanaan

  1. Calon peminjam mengajukan pinjaman ke perusahaan P2P. Jenis pinjaman bisa bermacam-macam, tergantung produk yang dikeluarkan penyelenggara.
  2. Penyelenggara P2P melakukan analisis kredit, dan menilai tingkat resiko peminjam. Peminjam wajib menyampaikan dokumen dan bersedia untuk dianalisis.
  3. Penyelenggara P2P menyetujui pinjaman dan memberikan scoring credit. Di tahap ini dana belum dapat dicairkan ke peminjam.
  4. Pinjaman yang disetujui akan dipublikasikan di marketplace platform P2P untuk pemberi pinjaman (lender) melakukan pendanaan. Dalam publikasi tercantum lengkap informasi soal bunga, skor kredit dan profil peminjam.
  5. Pemberi dana memilih pinjaman dan menempatkan pinjaman sesuai jumlah yang diinginkan. Dalam satu pinjaman bisa terdiri atas berbagai lender.
  6. Pemberi pinjaman melakukan tanda tangan perjanjian yang dilakukan secara online.
  7. Setelah sampai pada periode yang sudah ditetapkan, waktu buat lender untuk menempatkan dana ditutup. Sehingga lender baru tidak bisa masuk.
  8. Dana dari masing-masing lender akan dicairkan langsung ke peminjam, yang dikoordinasi oleh perusahaan P2P.
  9. Saat pinjaman jatuh tempo, pembayaran dari borrower akan langsung ditransfer ke rekening lender.

2. Cara Kerja untuk Borrower Peminjam

  1. Untuk mengajukan pinjaman, borrower melengkapi informasi yang dibutuhkan pada aplikasi pinjaman P2P.
  2. Langkah selanjutnya, pengelola P2P menganalisis dan menyetujui aplikasi pinjaman borrower sebelum ditawarkan kepada pendana.
  3. Setelah semua disetujui, borrower membayar pinjaman melalui marketplace sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

3. Cara Kerja untuk Penyelenggara Platform

Bagi pihak penyelenggara platform atau marketplace juga memiliki tugas dan fungsinya sendiri, yaitu sebagai langkah untuk manajemen risiko dan melakukan penagihan.

1. Manajemen Risiko

Platform P2P lending bertugas memastikan bahwa borrower yang dipilih mampu untuk melunasi pinjaman. 

Meskipun risiko gagal bayar tidak ditanggung, penyelenggara wajib menekan risiko seminimal mungkin.

Manajemen risiko yang dilakukan platform penyelenggara di antaranya adalah seleksi, jaminan, dan asuransi kredit.

2. Penagihan

Penyelenggara P2P juga bertugas dalam proses penagihan ke peminjam. Mereka harus memastikan peminjam membayar tagihan tepat waktu. 

Nantinya, laporan status pinjaman akan terlihat pada halaman depan di akun lender. Termasuk juga ketika ada keterlambatan pembayaran.

Itulah penjelasan singkat mengenai pengertian beserta cara kerja P2P lending yang perlu kamu pelajari.

Nah, setelah mengetahui cara kerjanya, apakah kamu tertarik menjadi lender, atau borrower? Jangan lupa untuk sesuaikan dahulu semua opsi dengan kebutuhanmu, ya!

Tingkatkan Produktivitas Karyawanmu dengan Mengatasi Stres Finansialnya Bersama GajiGesa!