Resources

Evaluasi Kinerja Karyawan, Seberapa Sering & Apa Urgensinya?

Evaluasi Kinerja Karyawan, Seberapa Sering & Apa Urgensinya?

Evaluasi kinerja karyawan dapat dikatakan sebagai kegiatan wajib yang harus dilakukan sebuah perusahaan.

Evaluasi kinerja karyawan merupakan salah satu cara perusahaan dalam mengelola sumber daya manusia (SDM). Secara singkat, evaluasi kinerja karyawan merupakan sebuah penilaian yang dilakukan untuk mengetahui hasil kerja karyawan.

Nantinya hasil penilaian ini akan menjadi dasar perusahan dalam memberikan masukan terkait hasil, pencapaian, pelaksanaan kegiatan karyawan. Hal ini juga bisa membantu penyusunan kebijakan perusahaan untuk masa depan.

Ini juga menjadi salah satu cara untuk mengetahui apakah hasil kerja karyawan tersebut sesuai dengan output yang diharapkan perusahaan.

Biasanya, pihak manajemen atau atasan bertugas memberi penilaian terhadap kinerja karyawan yang bersangkutan.

Seberapa sering evaluasi kinerja karyawan harus dilakukan dan apa urgensinya?

Idealnya, evaluasi kinerja karyawan bisa dilakukan 1-3 kali dalam setahun. Tapi, tentu saja angka tersebut tidak bisa menjadi patokan yang sama tiap perusahaan. Pihak manajemen atau atasan yang berhak memutuskan berapa kali perusahanya harus melakukan evaluasi kinerja.

Namun, perlu diingat, evaluasi kinerja karyawan penting untuk dilakukan. Terlalu jarang melakukan evaluasi bisa jadi hal yang kurang baik. Ini membuat para karyawan bisa tidak tahu tentang kekurangan dan masalah terhadap kinerjanya.

Tentunya, ini akan menghambat kemajuan perusahaan dan bisa jadi menurunkan motivasi kerja karyawan.

Evaluasi Kinerja Karyawan, Seberapa Sering & Apa Urgensinya

Namun, sebaliknya. Jika pihak manajemen atau atasan terlalu sering melakukan evaluasi, bisa jadi perkembangan karyawan tidak akan cukup terlihat. Berikan jeda waktu agar perbedaan setelah evaluasi dapat terlihat jelas.

Pentingnya evaluasi kinerja saat terjadi masalah

Ini biasanya terjadi jika jadwal evaluasi tahunan masih sangat lama. Seiring berjalannya waktu, ternyata terjadi masalah dan menyebabkan kinerja karyawan tiba-tiba menurun serta pendapatan perusahaan berkurang drastis.

Manajemen atau atasan tentu bisa melakukan evaluasi saat itu juga, untuk mengetahui sebab dan akibat dari masalah yang ada. Jika dibiarkan terus-menenurs, masalah ini akan mempengaruhi ketahanan perusahaan tersebut.

Ada beberapa alasan mengapa evaluasi karyawan penting dilakukan. Misalnya, untuk mengetahui aspek mana yang perlu ditingkatkan dan diperbaiki bagi karyawan.

Dengan sistem penilaian yang terukur dan sistematis, karyawan dapat memperoleh kritik dan saran yang membangun dari manajemen, atasan, atau teman kerja. Dengan demikian, karyawan bisa memperbaiki diri langsung dan tepat sasaran.

Lakukan penilaian dengan sistem yang terukur, objektif, dan sejujurnya

Evaluasi kinerja karyawan juga berfungsi untuk perbaikan pola kerja yang sesuai. Hal tersebut bisa digunakan untuk memperbaiki pola kerja yang dirasa tidak sesuai dengan aturan perusahaan. Selain itu, perusahaan bisa mendapatkan pola kerja baru yang lebih efisien bagi karyawan.

Tak hanya sebagai perbaikan, namun evaluasi juga bisa digunakan untuk memberikan apresiasi kepada karyawan berprestasi dan berkontribusi dengan baik. Dengan menyelipkan apresiasi, ini dapat meningkatkan motivasi kerja karyawan dan ia bisa mempertahankan kinerjanya.

Para evaluator juga harus ingat, ketika melakukan evaluasi, tidak boleh dilakukan hanya sepihak. Ketika telah selesai memberikan hasil evaluasi, berikan juga pada karyawan kesempatan untuk menanggapi atua menyanggahnya. Dengarkan pendapat dan alasan mereka dengan baik.

Ketika melakukan evaluasi karyawan, idealnya lakukan secara tatap muka. Perhatikan pula penggunaan kata dan intonasi dalam penyampaian. Penggunaan bahasa yang tepat harus digunakan agar karyawanmu dapat menangkap setiap pembahasan yang disampaikan dengan jelas.

Tingkatkan Produktivitas Karyawanmu dengan Mengatasi Stres Finansialnya Bersama GajiGesa!