Blog

Hati-hati! Ini 6 Topik Pertanyaan Interview yang Harus Dihindari oleh HR

pertanyaan interview yang harus dihindari hr

Sejatinya, dalam sebuah proses rekrutmen, terdapat beberapa pertanyaan interview yang harus dihindari oleh pegiat HR.

Hal ini cukup krusial. Sebab, Jika HR melontarkan pertanyaan yang kurang tepat, nama perusahaan bisa tercoreng.

Bahkan, bukan tidak mungkin bila perusahaan dan bisnis yang dijalankan dicap tidak etis oleh para pekerja dan investor.

Rekrutmen sendiri pada dasarnya bisa diartikan sebagai proses untuk menyaring calon pekerja.

Di dalamnya pun terdapat banyak tahapan yang harus dilalui oleh kandidat dan HR perusahaan. Salah satu tahap terpenting ini ialah interview

Biasanya, interview dilakukan lebih dari satu kali. Pertanyaan yang diajukan meliputi profil kandidat, pengalaman kerja, dan keahlian yang dikuasainya.

Nah, guna menghindari masalah yang sudah disebutkan di atas, pegiat HR perlu menghindari beberapa pertanyaan yang dianggap kurang etis.

Memangnya, apa saja, sih, bentuk pertanyaan yang harus dijauhi tersebut? Yuk, simak selengkapnya dalam rangkuman di bawah ini!

6 Topik Pertanyaan Interview yang Harus Dihindari HR

pertanyaan interview yang harus dihindari HR

1. Status hubungan 

Salah satu topik pertanyaan interview yang harus dihindari oleh HR adalah mengenai status hubungan calon pekerja.

Mengapa demikian? Pasalnya, status kandidat yang masih lajang maupun sudah menikah seharusnya tidak mengganggu kinerja bekerja.

Hal utama yang akan dinilai oleh HR pun merupakan performa mereka saat bekerja. 

Pertanyaan ini juga akan membuat kandidat merasa tidak nyaman. Maka dari itu, lebih baik HR menghindari pertanyaan seputar status hubungan. 

2. Kehamilan 

Tak sedikit jumlah perusahaan yang menetapkan syarat-syarat tertentu bagi kandidat karyawan. Salah satunya ialah mengenai kehamilan.

Hal ini berlaku terutama jika tugas dan lingkungan kerja perusahaan dinilai cukup berbahaya untuk ibu hamil.

Meskipun demikian, pertanyaan interview seputar alasan kehamilan harus dihindari oleh HR. Sebab, sifatnya tidak etis dan sangat sensitif bagi perempuan.

3. Suku dan agama 

Pada dasarnya, suku dan agama tidak akan mengganggu kualitas kerja seorang pegawai. Semua karyawan bekerja sesuai prosedur dan target perusahaan tanpa ada diskriminasi.

Maka dari itu, pertanyaan yang memiliki unsur SARA wajib dihindari oleh HR perusahaan.

4. Penampilan fisik 

Penampilan fisik adalah topik pertanyaan interview lainnya yang harus dihindari HR.

Pertanyaan seperti cara berpakaian, berat badan, dan hal lain yang berhubungan dengan penampilan fisik bisa membuat kandidat tersinggung dan sakit hati.

Untuk menghindari hal ini, HR bisa menjelaskan secara detail mengenai kualifikasi kandidat dalam penjelasan lowongan kerja.

5. Pandangan politik 

Pandangan politik kandidat merupakan kebebasan yang dimiliki oleh setiap. Dengan demikian, seharusnya HR tidak perlu bertanya mengenai hal itu. 

Pandangan politik kandidat juga tidak akan merubah performa kerja mereka menjadi lebih baik atau buruk.

6. Kondisi keuangan 

Pertanyaan interview terakhir yang harus dihindari HR adalah mengenai kondisi keuangan kandidat.

Selain tidak ada korelasi dengan pekerjaan, hal ini juga bisa membuat kandidat kebingungan. 

Misalnya, kandidat ingin menjawab bahwa kondisi keuangannya baik-baik saja. Akan tetapi, dia malah takut dianggap tidak terlalu membutuhkan pekerjaan ini. 

Jadi, sebaiknya pertanyaan seputar kondisi keuangan dihindari HR saat wawancara.

Nah, itulah berbagai topik pertanyaan wawancara yang harus dihindari HR, agar kelangsungan proses rekrutmen berjalan lancar.

Tingkatkan Produktivitas Karyawanmu dengan Mengatasi Stres Finansialnya Bersama GajiGesa!