Blog

3 Alasan Karyawan Sering Terlibat Konflik di Kantor

alasan karyawan sering terlibat konflik

Sekarang ini, penting bagimu sebagai pegiat HR untuk mengetahui alasan karyawan di kantor sering terlibat konflik.

Mengapa demikian? Sebab, tidak bisa dipungkiri bahwa konflik memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap kinerja karyawan.

Tak hanya pada tingkat produktivitas kerja, hubungan mereka dengan rekan kerja dan atasan pun bisa rusak.

Sejatinya, konflik karyawan merupakan hal yang umum untuk ditemukan dalam tempat kerja. Hal ini biasanya dipicu oleh beban kerja dan tingkat persaingan yang tinggi di perusahaan.

Namun, bila dibiarkan berlanjut, bisnis perusahaan bisa merugi dan angka retensi karyawan menurun secara drastis.

Nah, memangnya apa saja, sih, yang menjadi penyebab karyawan sering terlibat konflik di tempat kerja? Apa yang sering memicu terjadinya percekcokan tersebut?

Agar lebih jelas, yuk, simak penjelasan lengkapnya dalam rangkuman di bawah ini!

3 Alasan Karyawan Sering Terlibat Konflik

alasan karyawan sering terlibat konflik

1. Adanya masalah pribadi

Alasan pertama karyawan sering terlibat konflik di kantor adalah masalah pribadi.

Bekerja dalam satu ruangan dengan beragam aktivitas dan interaksi terkadang bisa terasa berat, khususnya jika karyawan sedang mengalami masalah pribadi.

Emosi jadi tak bisa dikelola, sehingga timbul konflik atau ketegangan saat bekerja. Pekerjaan dan progres pun akhirnya terhambat.

Nah, masalah pribadi seharusnya tidak dicampur adukkan dengan urusan pekerjaan. Inilah yang dinamakan sikap profesional.

Namun, tak semua karyawan mampu mengatasi hal tersebut. Di sinilah pegiat HR perlu ikut andil dan memberikan solusi yang tepat.

Sebagai saran, kamu bisa sediakan sesi konsuling atau diskusi dengan karyawan. Apabila dirasa dibutuhkan, kamu dapat menyarankan karyawan untuk mengambil cuti singkat.

2. Perbedaan karakter

Alasan karyawan sering terlibat konflik berikutnya yaitu karena perbedaan karakter.

Di tempat kerja, kamu akan bertemu dengan orang-orang baru yang memiliki latar belakang budaya dan karakter yang berbeda-beda.

Perbedaan tersebut, sering menjadi alasan yang menyebabkan karyawan saling berkonflik. 

Melihat hal tersebut, kamu sebagai pegiat HR perlu menyediakan ruang atau platform komunikasi antar karyawan yang memadai.

Tak hanya itu, kamu juga bisa berikan waktu luang di mana para karyawan bisa bonding dan lebih mengenal satu sama lain.

3. Adanya persaingan kerja

Alasan karyawan sering terlibat konflik yang terakhir adalah persaingan kerja.

Ingin mendapatkan perhatian atasan merupakan hal yang wajar di dunia kerja. Namun, tak sedikit jumlah karyawan berambisi tinggi yang rela menjatuhkan rekan kerjanya. 

Apabila tidak bisa mengendalikan diri dengan baik, hal ini bisa menimbulkan persaingan kerja yang kurang sehat.

Untuk mengatasi hal ini, kamu sebagai pegiat HR perlu melihat dulu alasan di balik persaingan tersebut.

Selanjutnya, sediakan waktu dan jelaskan pada karyawan bahwa untuk menggapai tujuan bisnis, semua pegawai perlu bekerja sama dan saling membantu.

Apabila tim tertentu dirasa kurang harmonis, kamu bisa berikan mereka dana untuk mengadakan kegiatan tim gathering.

Hal ini bisa membuat karyawan merasa lebih dekat dengan satu sama lain dan konflik karena persaingan bisa dihindari.

Nah, itulah beberapa alasan yang menyebabkan karyawan sering terlibat konflik di kantor.

Untuk mengatasinya, kamu sebagai HR perlu menjelaskan kepada karyawan bahwa empati dan sikap saling dukung itu penting di dunia kerja.

Kamu juga perlu mencari solusi terbaik pada masalah yang sedang dihadapi karyawan. Dengan begitu, angka konflik di kantor bisa dikurangi dan produktivitas karyawan takkan lagi terhambat.

Tingkatkan Produktivitas Karyawanmu dengan Mengatasi Stres Finansialnya Bersama GajiGesa!