Resources

Ingin Menghentikan Karyawanmu Agar Tidak Resign? Simak Tipsnya di Sini!

Apa yang harus kamu lakukan jika ada karyawan yang ingin resign? Berikut tips untuk mencegah karyawanmu yang ingin resign!

Jika karyawan resign sering terjadi maka perlu ada pembenahan dari sistem kerja perusahaan. 

Dalam sebuah perusahaan pasti sudah tidak asing lagi mendengar karyawan yang ingin mengundurkan diri. Bisa dibilang hal tersebut merupakan proses alami yang terjadi dalam setiap perusahaan atau organisasi. Saat karyawan mengajukan permohonan resign, biasanya terdapat alasan kuat yang menyertainya untuk memutuskan resign. Tentunya alasan tersebut berbagai macam. Misalnya tidak ada pengembangan karier, lingkungan kerja tidak sesuai, waktu kerja berlebihan, dan lain-lain. Keputusan karyawan tersebut pasti sudah dipikirkan dengan matang-matang serta penuh pertimbangan. Lalu, jika sudah seperti itu, apa yang harus dilakukan perusahaan untuk mencegah karyawan resign? Atau paling tidak dapat menunda keinginannya tersebut. 

Baca juga: 8 Indikator Ini Menentukan Tingkat Kepuasan Kerja Karyawan, Sudah Cek?

#1 Mencari tahu akar masalahnya

Kamu sebagai HR yang baik dapat bekerja sama dengan manajer karyawan tersebut untuk mencari tahu sumber masalah dari keinginannya untuk resign. Jika masalahnya karena pekerjaan, kamu dapat menetapkan tujuan baru yang akan menciptakan tantangan baru. Tentunya hal ini adalah cara yang baik untuk membuat karyawan tetap terlibat dalam perusahaan sehingga dirinya merasa berguna. Atau jika karena masalah pribadi, lebih baik untuk membangun jalur komunikasi yang terbuka dan jujur sehingga dapat membantu karyawan jika memungkinkan. Sehingga, juga dapat meminimalisir dampaknya terhadap perusahaan. 

#2 Menawarkan gaji lebih besar

Karyawan memilih untuk keluar dari perusahaan bisa jadi karena merasa gajinya tidak sesuai dengan beban kerja yang diberikan. Apalagi sekarang karyawan dapat dengan mudah memperoleh informasi tentang besaran upah dalam suatu industri dari penelitian yang kredibel dan melakukan perbandingan upah rata-rata dengan rekan seprofesinya. Perusahaan dapat menghentikan keinginan karyawan yang ingin resign tersebut dengan menawarkan gaji yang kompetitif.

#3 Implementasikan rencana suksesi karyawan

Jika perusahaan ingin mencegah karyawan resign, dapat mencoba dengan memberikan informasi mengenai prospek pertumbuhan di dalam suatu perusahaan. Karyawan cenderung akan bertahan lama jika diberitahu hal tersebut. Memberikan perhatian kepada karyawan yang telah bekerja keras dan menghargai karyawan tersebut dengan sebuah pengakuan sama pentingnya seperti memberikan benefit finansial. Jika perusahaan memiliki perkembangan karier yang jelas, tentu karyawan akan menyadari bahwa mereka memiliki masa depan yang baik di dalam perusahaan tersebut. Hal ini juga akan meningkatkan tingkat retensi karyawan.

Baca juga: Serba-serbi Employee Wellness Program yang Perlu Kamu Ketahui!

#4 Belajar untuk membaca tandanya

Sebelum karyawan memilih untuk resign pasti memiliki tanda-tandanya. Tiga tanda paling umum yang menunjukkan karyawan akan resign yaitu terlihat bingung dan menjauh dengan lingkungan kerja, penurunan efisiensi dalam bekerja, serta penurunan kualitas kerja. Jika kamu sudah dapat mengenali tanda-tandanya awal. Rencana karyawan tersebut ingin resign pasti bisa lebih awal untuk diatasi. 

#5 Manfaatkan feedback yang didapat dari karyawan yang telah resign

Jika karyawan yang ingin resign sudah tidak dapat dicegah lagi, ada satu hal yang masih dapat dimanfaatkan oleh perusahaan. Misalnya dengan mendapatkan feedback melalui exit interview atau wawancara yang dilakukan baik secara formal atau non-formal kepada karyawan yang telah resign. Dengan melakukan wawancara tersebut dapat memberikan umpan balik kepada perusahaan secara jujur dan membangun. Bahkan dengan melakukan hal tersebut dapat membantu perusahaan untuk melakukan perubahan, sehingga dapat mempertahankan kandidat yang lebih baik di masa depan. 

Itulah beberapa upaya yang bisa kamu lakukan untuk menghindari banyaknya karyawan yang ingin resign. Hal ini sangant penting terlebih lagi bila karyawan itu memiliki kemampuan yang sesuai visi-misi perusahaan. 

 

Sumber: Kompas

Simak juga:

https://gajigesa.com/karier/background-check-adalah/