Resources

Ini Loh! 4 Kesalahan Background Check yang Sering Dilakukan

Background check merupakan tahap penting yang perlu dilakukan HR. Kesalahan background check berikut harus dihindari!

kesalahan background check

Hindari kesalahan background check berikut, agar proses tersebut dapat berjalan lancar dan nyaman.

Background check atau memeriksa latar belakang karyawan menjadi bagian penting dalam proses rekrutmen. Hal ini dilakukan untuk menjaga integritas dan budaya di perusahaan. Namun, ternyata dalam prosesnya masih sering terjadi kesalahan. Apa sajakah kesalahan-kesalahan tersebut? 

Berikut kesalahan background check sering terjadi dalam proses rekrutmen kandidat. 

Baca juga: 7 Hal yang Perlu Diperiksa HR Saat Background Check!

#1 Tidak punya kebijakan background check

Profesional HR sebuah perusahaan mungkin melakukan background check, tapi belum tentu mereka melakukannya dengan konsisten. Hal ini diakibatkan dari tidak adanya kebijakan atau aturan secara tertulis yang mengarahkan yang menjadi keharusan HR dalam melakukan background check. Sehingga data dan konsistensi yang di dapat tidak lengkap.

#2 Menggunakan media sosial sebagai satu-satunya sumber 

Media sosial memiliki peluang untuk memahami latar belakang kandidat. Tapi, jika hanya mengandalkan media sosial sebagai satu-satunya sumber menggali informasi, maka akan banyak kesalahan dalam menyimpulkan nantinya. Karena tidak semua orang menampilkan dirinya yang sebenarnya di mesia sosial. Kesalahan background check ini akan berdampak pada keputusan akhir yang sulit diperbaiki.

Baca juga: 6 Proses Rekrutmen Ideal yang HR Perlu Ketahui

#3 Tidak melakukan background check terhadap pengalaman kerja dan pendidikan 

Resume atau cv yang menarik dari kandidat sering membuat perusahaan “mengamankan” dengan pengambilan keputusan yang terburu-buru hingga melewatkan beberapa hal penting. Padahal menurut data survei dari CareerBuilder, 58% manajer perekrutan mengatakan mereka menemukan kebohongan pada resume pelamar. Pentingnya memverifikasi pengalaman kerja dan pendidikan kandidat. Meskipun tidak ada korelasi antara pengalaman kerja atau riwayat pendidikan dengan pekerjaan yang akan dilamar, namun hal ini dilakukan agar mampu menilai karakter kandidat dengan cara yang sederhana. 

Baca juga: HRD Wajib Catat! Cara Merekrut dan Meretain Talent Terbaik di Organisasimu

#4 Tidak meminta izin kandidat 

Kesalahan background check yang lain dan paling fundamental ialah tidak adanya izin dari kandidat. Setiap prosedur background check seharusnya memiliki izin secara tertulis (bahkan lebih baik ditanda tangan oleh kandidat) agar prosesnya berjalan secara nyaman. 

Itulah kesalahan background check yang perlu kamu ketahui! 

 

Sumber: Integrity Indonesia

Simak juga:

Karyawanmu Kini Bisa Absensi Mandiri dengan Fitur Terbaru Kami