Blog

Strategi Rekrutmen untuk Dapatkan Talent Terbaik: HR Wajib Tahu!

strategi rekrutmen untuk dapatkan talent

Di era modern ini, mendapatkan pekerja mumpuni bukanlah hal yang mudah. Sebagai solusi, pegiat HR bakal membutuhkan strategi rekrutmen untuk dapatkan talent terbaik.

Inisiatif tersebut diperlukan untuk membantu proses seleksi calon karyawan baru di dalam perusahaan. Tak hanya itu, strategi rekrutmen juga bisa membantu proses penyaringan kandidat menjadi lebih efektif.

Meskipun demikian, pegiat HR juga tak bisa membuat strategi secara sembarangan. Ada langkah-langkah serta aspek penting yang perlu mereka perhatikan.

Nah, kira-kira, seperti apa bentuk strategi rekrutmen untuk dapatkan kandidat pekerja terbaik? Bagaimana proses membuat beserta aspek untuk membuatnya?

Nah, berikut ini ialah rangkuman dari Instagram Live GajiGesa bersama dengan Bapak Eka J. Setyawan selaku Praktisi HR dan Founder InfoHR, yang bertajuk “Strategi Recruitment untuk Dapatkan Talent Terbaik”. Yuk, disimak!

Pentingnya Strategi Rekrutmen

pentingnya strategi rekrutmen

Hinga kini, banyak pegiat human resources yang menganggap bahwa strategi untuk rekrutmen masih belum dibutuhkan. Nyatanya, inisiatif tersebut sangatlah penting.

Seperti yang dikatakan oleh Bapak Eka, rekrutmen itu berarti ‘buy’ dan ‘build’. Dalam kata lain, perusahaan memekerjakan seseorang, kemudian membangunnya agarmemiliki kinerja yang baik. 

Nah, tanpa adanya strategi rekrutmen yang baik, pihak internal perusahaan bakal kesulitan untuk membangun performa karyawan.

Hal tersebut berlaku karena rekruter pun tidak mampu mendapatkan kandidat yang sesuai dengan kualifikasi perusahaan.

Oleh sebab itu, pegiat HR perlu membangun strategi rekrutmen yang tepat, supaya mereka bisa mendapatkan kandidat yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Tolak Ukur dalam Mendapatkan Kandidat Terbaik

tolak ukur strategi rekrutmen

Sejatinya, terdapat beberapa hal yang menjadi tolak ukur dalam mendapatkan kandidat terbaik.

Parameter ini tentunya perlu dipertimbangkan ketika kamu sedang membuat strategi rekrutmen untuk dapatkan talent terbaik. Berikut daftar dan penjelasannya:

1. Top of mind perusahaan

Pada dasarnya, top of mind adalah merek pertama yang teringat ketika seseorang diminta untuk menyebutkan merek dalam suatu kategori produk.

Nah, seperti apa bentuk hal tersebut dalam proses rekrutmen? Sebagai contoh, jika ada seseorang ditanya “ingin bekerja di mana”, ia menyebutkan nama perusahaanmu.

Ungkapan ini adalah suatu contoh kesuksesan yang bisa diukur dalam melakukan employer branding.

2. Time to hire

Time to hire biasa disebut sebagai waktu yang dibutuhkan untuk memindahkan kandidat ke tahap berikutnya dalam proses rekrutmen.

Hal ini mengacu pada berapa lama waktu yang dibutuhkan rekruter untuk mendapatkan kandidat, hingga mereka bisa bekerja di perusahaan. Misalnya, dalam waktu sebulan, dua bulan, atau tiga bulan.

Faktor ini perlu diperhatikan, khususnya saat kamu hendak membuat anggaran untuk keperluan rekrutmen.

3. Karyawan yang lolos probation

Tolak ukur dari strategi rekrutmen untuk dapatkan talent terbaik selanjutnya yaitu dari jumlah karyawan yang lolos probation.

Jika banyak karyawan yang lolos probation setelah direkrut, strategi yang digunakan bisa dikatakan berhasil.

Namun, jika hasilnya kurang memuaskan, tim HR bisa segera merancang strategi rekrutmen baru.

4. Kepuasan dari user

Jika user atau petinggi merasa puas terhadap orang-orang yang direkrut, strategi rekrutmen yang kamu buat bisa dianggap berhasil.

Aspek yang Perlu Diperhatikan saat Membuat Strategi Rekrutmen

Terdapat beberapa aspek yang perlu kamu perhatikan saat membuat strategi rekrutmen untuk dapatkan talent terbaik. Di antaranya adalah seperti berikut ini

1. Employee value proposition (EVP)

EVP adalah nilai yang ditawarkan oleh pemberi kerja kepada karyawan dan calon karyawan, yang menjadi pembeda dari perusahaan pesaing.

Jadi, perusahaan harus tahu, ingin dikenal sebagai perusahaan seperti apa di pasar kerja yang bisa menarik kandidat, serta memiliki pembedanya dengan perusahaan lain.

2. Sourcing

Aspek lainnya yang perlu kamu terapkan jika ingin membuat strategi rekrutmen untuk dapatkan talent mumpuni adalah sourcing.

Istilah ini mengacu pada suatu kegiatan perekrutan yang melibatkan tim rekrutmen internal, agensi, atau sumber daya profesional lainnya.

Sebagai contoh, perusahaan mengajak kerja sama dengan kampus-kampus, atau lembaga pendidikan lainnya untuk memudahkan proses pencarian kandidat.

Kemudian, saat menerapkannya, rekruter harus jeli terhadap metodologi seleksi karyawan. Sehingga, bisa mendapatkan karyawan yang relevan dengan posisi-posisi yang dibutuhkan.

3. Pendampingan karyawan

Aspek terakhir ini, sering kali lupa diterapkan oleh pegiat HR. Padahal, sifatnya cukup penting untuk kesuksesan proses rekrutmen.

Mengapa demikian? Sebab, Ketika sudah mendapatkan kandidat terbaik, harus ada seseorang yang menemaninya untuk proses adaptasi.

Tujuannya tak lain supaya kandidat bisa segera memiliki kinerja yang baik di perusahaan.

Nah, setelah memerhatikan ketiga aspek, perusahaan perlu melakukan peninjauan ulang setidaknya setahun sekali.

Hal ini perlu dilakukan agar tim HR bisa memperbaiki segala kekurangan yang ditemukan dalam proses rekrutmen.

Peninjauan ulang ini termasuk dengan segala perangkat yang digunakan saat menjalankan rekrutmen.

Hambatan dalam Strategi Rekrutmen

strategi rekrutmen untuk dapatkan talent

Bagi kamu yang belum tahu, terdapat beberapa hambatan yang sering dialami HR saat menentukan strategi rekrutmen untuk menarik kandidat terbaik. Di antaranya yaitu:

  • Tidak memiliki value proposition perusahaan yang jelas, sehingga mengkomunikasikannya kepada kandidat untuk employer branding jadi kurang maksimal.
  • Belum memiliki sourcing yang relevan dengan kebutuhan perusahaan.
  • Internal people, yaitu kurangnya jumlah dan kompetensi human resource, sehingga sulit mendapatkan kandidat terbaik.

Nah, meskipun terlihat mengerikan, hambatan-hambatan di atas dapat dicegah jika kamu mengikuti tolak ukur yang sudah dijelaskan sebelumnya.

Aspek-aspek penting dalam strategi rekrutmen yang sudah dipaparkan di atas pun bisa digunakan untuk menanggulangi permasalahan ini. Jadi, jangan lupa dicatat dan diterapkan, ya!

Itulah beberapa penjelasan mengenai strategi rekrutmen. Intinya, sangat penting bagi suatu perusahaan untuk memiliki strategi rekrutmen yang tepat.

Sebab, jika perusahaan tidak memiliki strategi dalam proses rekrutmen, mereka takkan bisa mendapatkan kandidat yang kurang berkualitas.

Tingkatkan Produktivitas Karyawanmu dengan Mengatasi Stres Finansialnya Bersama GajiGesa!