Resources

Bedakan! Earned Wage Access dan Kasbon Tidaklah Sama!

Cari tahu yuk, beda Earned Wage Access dengan kasbon di sini!
earned wage access dengan kasbon

Jangan samakan earned wage access dengan kasbon. Kedua hal ini sebenarnya berbeda, lho.

Mungkin kamu sudah tidak asing dengan istilah kasbon untuk karyawan. Kasbon atau pinjaman biasa digunakan karyawan sebagai pilihan terakhir untuk memenuhi kebutuhan mendesak.

Perusahaan perlu tahu bahwa saat ini, kebutuhan karyawan semakin meningkat. Hal inilah yang membuat perusahaan harus bisa memberikan benefit terbaik untuk mempertahankan dan membantu mereka secara finansial.

Salah satu benefit yang dipilih perusahaan yaitu melalui kasbon karyawan. Tapi, kasbon bukanlah benefit yang cocok untuk semua karyawan. Yuk, ketahui mengenai kasbon serta apa solusi alternatifnya.

Keperluan karyawan yang bisa diselesaikan dengan kasbon

Kasbon merupakan pinjaman karyawan yang diberikan perusahaan berupa uang tunai yang jumlahnya bervariasi. Tapi, umumnya nominal tersebut ditentukan berdasarkan lamanya karyawan tersebut bekerja.

Semakin lama karyawan bekerja, semakin besar pinjaman yang bisa ia dapatkan. Kemudian, pinjaman tersebut nantinya akan dicicil dengan cara mengurangi gaji karyawan. 

Selain untuk kebutuhan mendesak, terdapat beberapa alasan lain yang biasanya digunakan karyawan untuk menarik kasbon. Seperti, untuk biaya kesehatan yang tidak ditanggung asuransi, biaya pendidikan anak, atau bahkan biaya untuk menikah.

Dampak kasbon karyawan bagi perusahaan

Walaupun kasbon mungkin bisa membantu karyawan, tetapi benefit tersebut memiliki risiko bagi perusahaan juga, lho. Berikut ini adalah beberapa risikonya, yaitu:

#1 Karyawan jadi ketergantungan pinjaman

Jika diberikan pinjaman dengan mudah, karyawan berpotensi akan bergantung pada pinjaman dan lebih sering meminjam pada kemudian hari.

Bisa saja pinjaman pertama memang benar dibutuhkannya. Namun, bisa jadi untuk pinjaman selanjutnya hanya digunakan untuk sesuatu yang tidak penting.

Untuk itu, perusahaan harus memperketat mengenai aturan kasbon agar karyawan berpikir dua kali sebelum menggunakannya.

#2 Risiko gagal bayar

Risiko ini bisa dihindari jika perusahaan menerapkan sistem potong gaji. Tapi, jika perusahaan tidak menerapkan sistem potong gaji, misalnya seperti karyawan dibiarkan membayarnya sendiri. Hal tersebut bisa berisiko gagal bayar.

Risiko gagal bayar meningkat jika karyawan keluar perusahaan atau resign sebelum melunasinya. Wah, hal ini bisa menyebabkan perusahaan jadi merugi.

#3 Mengganggu arus kas perusahaan

Ketika ada karyawan yang melakukan kasbon, maka perlu diingat bahwa perusahaan menggunakan uang di luar gaji karyawan. Itulah mengapa biasanya proses persetujuan atau approval pinjaman ini akan memakan waktu.

Bagi perusahaan baru, jika proses persetujuan ini tidak memperhatikan arus kas saat itu, ini dipastikan bisa mengganggu kondisi finansial perusahaan. Misalnya, harusnya dana tersebut bisa dipakai untuk kebutuhan lain, tapi malah dialihkan untuk meminjamkannya ke karyawan.

Earned wage access adalah solusi alternatif kasbon karyawan

earned wage access dengan kasbon

Mau tahu apa solusi alternatif kasbon karyawan? Jawabannya adalah Earned Wage Access (EWA).

Earned wage access atau akses gaji fleksibel yaitu, memungkinkan karyawan menarik gajinya kapan pun dan di mana pun. Salah satu provider yang menyediakan layanan EWA adalah GajiGesa.

Perbedaan earned wage access dengan kasbon yaitu, EWA bukanlah pinjaman. Dana yang diambil oleh karyawan di platform EWA ini merupakan gaji karyawan yang ia telah hasilkan setelah beberapa hari bekerja.

Batasan nilai uang yang bisa ditarik karyawan pun juga berbeda antara EWA dan kasbon. Karyawan biasanya bisa meminta kasbon dengan jumlah yang lebih besar daripada nilai gajinya setelah beberapa hari kerja.

Hal ini bisa saja terjadi karena kasbon merupakan pinjaman yang diberikan oleh perusahaan dan nilainya ditentukan oleh kebutuhan karyawan. Sedangkan, gaji fleksibel membatasi jumlah uang yang bisa ditarik karyawan, yaitu nilainya prorata sesuai dengan jumlah hari ia bekerja.

Dengan menambahkan benefit gaji fleksibel untuk karyawan, perusahaan tidak perlu lagi mengeluarkan budget tambahan untuk kasbon. Sehingga, arus kas perusahaan bisa lebih terjaga dan karyawan juga merasa terbantu dengan benefit tersebut.

Itulah beda earned wage access dengan kasbon. Jadi, kini kamu bisa bedakan mana yang kasbon dan gaji fleksibel sekarang.

Jika kamu tertarik untuk memberikan benefit EWA atau gaji fleksibel kepada karyawanmu, yuk, hubungi kami sekarang!

Tingkatkan Produktivitas Karyawanmu dengan Mengatasi Stres Finansialnya Bersama GajiGesa!