Resources

Perhatikan Hal Ini Sebelum Memberikan Kasbon untuk Karyawan

Apa karyawanmu sering meminta kasbon? Terdapat beberapa hal yang harus kamu perhatikan sebelum memberi kasbon untuk karyawan, lho.
kasbon untuk karyawan

Kira-kira apa ya, yang harus dipertimbangkan sebelum memberikan kasbon untuk karyawan?

Perusahaan memiliki kewajiban untuk memberikan gaji terhadap karyawannya. Tapi, tidak jarang ada karyawan yang memiliki keperluan mendesak dan memerlukan dana sesegera mungkin.

Sebagai perusahaan, kamu bisa memberikan bantuan kepada karyawan dengan kasbon.

Kasbon adalah sebuah fasilitas yang memungkinkan karyawan untuk mengambil sebagian gaji yang akan diterimanya terlebih dahulu. Kemudian, di akhir bulan gaji karyawan akan dipotong sesuai dengan jumlah kasbon yang ada.

Nah, sebelum kamu memberikan kasbon untuk pegawai, harus perhatikan beberapa hal. Simak yuk, ulasannya di bawah ini!

Alasan Pengajuan Kasbon Karyawan

Sebagai pemilik perusahaan atau HR, kamu harus mengetahui beberapa alasan yang biasa diajukan karyawan saat meminta kasbon. Berikut ini adalah beberapa alasannya:

#1 Biaya pendidikan

Biaya untuk sekolah anak saat ini semakin tinggi. Bahkan, inflasi biaya pendidikan diklaim bisa mencapai 15 persen per tahun.

Memang, bisa saja karyawanmu sudah menyiapkan biaya pendidikan sebelumnya. Namun, dengan adanya kenaikan ini, mungkin saja menjadi tidak cukup.

Nah, supaya tidak mengganggu pengeluaran atau biaya lainnya, umumnya karyawan akan mengajukan pinjaman ke perusahaan.

#2 Biaya pengobatan

Siapa pun tentu tidak ingin sakit. Tapi, sakit seringkali datang secara tidak terduga. Jika karyawan sakit, tentu bisa mempengaruhi produktivitasnya dalam bekerja.

Saat karyawan mengalami sakit dan membutuhkan dana secepat mungkin, mereka kemungkinan besar akan mengajukan pinjaman ke perusahaan. Apalagi, jika perusahaan memang memberikan manfaat kasbon untuk karyawan.

#3 Biaya renovasi rumah

Rumah merupakan kebutuhan utama manusia. Oleh sebab itu, hal ini bisa menjadi alasan berikutnya saat karyawan mengajukan kasbon.

Pertimbangkanlah berdasarkan permintaan yang diajukan. Selain itu, pertimbangkan juga bagian mana saja yang karyawanmu ingin perbaiki. Biasanya ini akan mempengaruhi jumlah besaran kasbon atau pinjaman yang perusahaan berikan.

#4 Dana tunai yang mendesak

Keadaan tidak terduga bisa saja terjadi kapan saja dan di mana saja. Mulai dari musibah yang dialami oleh anggota keluarga, kecelakaan, sampai dengan bencana alam.

Sayangnya, tidak semua orang memiliki cadangan dana darurat yang baik. Sehingga, alasan ini biasa dipakai untuk mengajukan kasbon karyawan.

Hal yang Harus Diperhatikan Perusahaan Sebelum Memberikan Kasbon

Nah, kamu sudah tahu alasan apa saja yang biasa dipakai oleh karyawan untuk mengajukan kasbon. Kemudian, berikut ini ialah beberapa hal yang harus kamu perhatikan sebelum memberikan kasbon untuk karyawan.

#1 Informasi yang akurat

Tim HR dan Keuangan perusahaan punya peran dalam menentukan kriteria karyawan seperti apa yang bisa mendapatkan kasbon.

Hal yang perlu diperhatikan contohnya, yaitu:

  • Kontrak kerja sudah setahun atau belum.
  • Kedisiplinan dalam bekerja.
  • Absensi kehadiran.

#2 Bunga pinjaman dan jaminan

Pemberian kasbon tentu saja bisa mempengaruhi arus kas. Supaya tidak merugikan arus kas, perusahaan bisa memberikan bunga pada pinjaman yang diberikan.

Tapi, perlu diperhatikan dalam pemberian bunga agar tidak memberatkan karyawan. Selain itu, perusahaan juga dapat meminta jaminan. Hal tersebut bertujuan untuk menjadi salah satu cara meminimalisir adanya risiko gagal bayar.

#3 Sistem pembayaran yang tepat

Saat memberikan kasbon untuk karyawan, perusahaan harus memantau sistem pembayaran yang tepat. Hal tersebut harus dilakukan secermat mungkin agar nantinya tidak merugikan arus kas perusahaan.

Perusahaan dapat menerapkan sistem dengan memotong langsung dari gaji karyawan yang sudah disepakati bersama. Hal ini agar mempermudah perusahaan dan karyawan, selain itu meminimalisir adanya gagal bayar.

Cara lain jika perusahaan tidak ingin memberikan kasbon

GajiGesa merupakan solusi jika perusahaan tidak ingin memberikan kasbon. Mengapa demikian?

Sebab, GajiGesa menyediakan layanan Earned Wage Access (EWA) atau akses gaji fleksibel. Jadi, karyawan bisa menarik gaji mereka sendiri secara prorata. Maksudnya, karyawan bisa menarik gaji mereka kapan saja berdasarkan jumlah hari mereka bekerja.

Layanan gaji fleksibel ini bisa membantu perusahaan dalam membantu finansial karyawan tanpa harus mengganggu arus kas perusahaan. Dengan GajiGesa, perusahan juga bisa meningkatkan produktivitas karyawan tanpa harus memberikan kasbon yang berisiko.

GajiGesa tidak menggunakan bunga karena layanan ini bukan pinjaman. Perusahaan pun tidak perlu lagi khawatir apakah karyawan mampu bayar atau malah menunggak.

Nah, dengan bergabung dengan GajiGesa, banyak keuntungan yang bisa kamu dapatkan untuk perusahaan dan karyawan, bukan?

Yuk, langsung saja bergabung bersama kami!

Tingkatkan Produktivitas Karyawanmu dengan Mengatasi Stres Finansialnya Bersama GajiGesa!