Resources

Wajib Tahu! Fungsi Personality Test untuk Seleksi Kerja

Personality test memiliki fungsi penting untuk dilakukan dalam proses rekrutmen. Simak ulasannya di artikel berikut ini!

personality test

Apakah selama proses rekrutmen kamu sebagai HR belum pernah melakukan personality test untuk para kandidat? Jika belum, kamu harus melakukannya. Karena personality test atau tes kepribadian merupakan cara yang bagus untuk mengeksplorasi lebih dalam mengenai siapa kandidat tersebut. Terutama saat proses rekrutmen dalam sebuah perusahaan sering terjadi bad hiring, yang menyebabkan turnover rate karyawan tinggi. Karena berdasarkan riset, 33% karyawan yang baru masuk akan memutuskan berhenti kerja hanya dalam enam bulan saat mereka menyadari bahwa mereka tidak cocok dengan pekerjaan baru tersebut. Untuk itu, agar dapat mencegah turnover rate yang tinggi perusahaan dapat melakukan tes kepribadian untuk para kandidat. Artikel berikut ini akan membahas beberapa fungsi tes kepribadian untuk seleksi kerja.

Baca juga: Wajib di Coba! 3 Resolusi Perusahaan untuk Memberikan Pelatihan Karyawan

#1 Personality test untuk menilai kecocokan kandidat dengan culture perusahaan

Fungsi pertama tes kepribadian saat proses rekrutmen berlangsung yaitu agar dapat menilai kecocokan kandidat dengan budaya perusahaan. Budaya kerja yang positif tentunya akan meningkatkan produktivitas para karyawan saat bekerja di perusahaan. Setiap perusahaan memiliki budaya kerja yang berbeda, seperti budaya kerja startup akan berbeda dengan budaya kerja perusahaan korporat. Dengan melakukan tes kepribadian akan membantu recruiter mengetahui apakah kandidat tersebut akan cocok dengan budaya kerja di perusahaan tersebut.

#2 Menemukan kecocokan kandidat dengan pekerjaan atau role dan tim

Saat mencari pekerjaan baru, tentu saja karyawan tersebut harus dapat beradaptasi kembali dengan pekerjaan dan tim baru. Fungsi tes kepribadian selanjutnya dapat membantu recruiter mengetahui kecocokan kandidat dengan job atau role dan tim. Karena sering kali alasan karyawan resign karena mereka merasa tidak cocok dengan job atau role bahkan tim di perusahaan tersebut. Dengan melakukan tes kepribadian tersebut dapat menghindari risiko karyawan resign karena ketidakcocokan tersebut.

Baca juga: 3 Hal Manajemen Keuangan Perusahaan yang Penting, Apa Itu?

#3 Personality test dapat meningkatkan kualitas dan retensi karyawan

Fungsi lainnya dari tes kepribadian yaitu dapat meningkatkan kualitas dan retensi karyawan. Saat recruiter merekrut karyawan yang tidak cocok untuk suatu pekerjaan, mereka pada akhirnya akan memberikan kinerja yang kurang baik. Baik dalam hal keterlibatan peran atau bahkan produktivitas, sehingga pada akhirnya mereka akan memutuskan untuk berhenti. Kegunaan tes kepribadian akan membantu kamu menghindari risiko tersebut. Sehingga kamu dapat menemukan calon karyawan yang tepat sekaligus meningkatkan retensi karyawan.

Itulah beberapa fungsi personality test dalam proses rekrutmen. Penting sekali untuk perusahaan terapkan untuk menghindari risiko bad hiring. Hal tersebut jika dilakukan akan membantu perusahaan mendapatkan karyawan dengan kualitas terbaik dan meningkatkan retensi.

 

Sumber: Talentics

Simak juga:

3 Rekomendasi Game Virtual Online Team Building