Blog

Cara Mencegah dan Melaporkan Pelecehan Seksual di Tempat Kerja

Yuk, ciptakan lingkungan yang nyaman dengan mengambil langkah preventif untuk mencegah pelecehan seksual di tempat kerja.
mencegah pelecehan seksual di tempat kerja

Sekarang ini, pihak HRD dan manajemen perusahaan wajib mempelajari cara untuk mencegah pelecehan seksual di tempat kerja.

Fenomena satu ini sudah lama menjadi isu besar di dunia kerja yang belum terlihat juga solusi terbaiknya.

Menurut data dari laporan Catatan Akhir Tahun (CATAHU) Komnas Perempuan tahun 2020, tercatat sebanyak 91 kasus pelecehan seksual terjadi di tempat kerja.

Angka tersebut menunjukkan peningkatan dari tahun sebelumnya, yaitu sebanyak 55 kasus.

Angka di atas mungkin hanya sebagian dari beberapa kasus pelecehan seksual di tempat kerja yang berhasil dilaporkan.

Sebab, tidak banyak korban yang berani melaporkan pengalamannya karena beberapa faktor, seperti relasi kuasa.

Jika kasus pelecehan seksual dibiarkan begitu saja, moral karyawan di tempat kerja bisa pecah dan perusahaan harus merasakan angka produktivitas yang rendah.

Hal tersebut juga tidak adil bagi para korban yang selama ini tak mampu untuk menyuarakan keluh kesahnya.

Jenis Pelecehan Seksual

mencegah pelecehan seksual di tempat kerja

Sebelum mengetahui cara mencegah pelecehan seksual di tempat, berikut ini adalah ketiga jenisnya yang wajib kamu ketahui terlebih dahulu.

1. Pelecehan Fisik/Non Verbal

mencegah pelecehan seksual di tempat kerja

Pelecehan secara fisik melibatkan sentuhan yang tidak diinginkan mengarah ke perbuatan seksual.

Jenis pelecehan ini hadir dalam berbagai bentuk, seperti mencolek, mencubit, mencium, atau menatap dengan nafsu.

2. Pelecehan Verbal

pelecehan seksual di tempat kerja

Pelecehan verbal adalah ucapan yang dimaksudkan untuk melecehkan korban, seperti bersiul atau catcalling.

3. Pelecehan Psikologis/Emosional

pecehan seksual di tempat kerja

Hal yang termasuk ke dalam pelecehan psikologis atau emosional yaitu berupa permintaan serta ajakan secara terus menerus dan tidak diinginkan.

Contohnya adalah ajakan kencan secara paksa, serta penghinaan atau celaan yang bersifat seksual.

4. Pelecehan Gender

Pelecehan gender adalah perilaku seksis yang menghina atau merendahkan gender lain antara perempuan dan laki-laki.

Contoh dari jenis pelecehan ini berupa gambar atau tulisan yang menghina perempuan, lelucon cabul atau humor tentang seks.

Cara HRD Mencegah Pelecehan Seksual di Tempat Kerja

mencegah pelecehan seksual di tempat kerja

Setelah mengetahui jenis-jenisnya, berikut ini adalah empat cara mencegah pelecehan seksual di tempat kerja yang dapat dilakukan oleh HRD dan manajemen perusahaan.

1. Buat Kegiatan Sosialisasi dan Edukasi tentang Pelecehan Seksual

Langkah awal yang bisa dilakukan sebagai tindakan preventif pelecehan seksual di tempat kerja adalah melalui sosialisasi. 

Manajemen perusahaan dan HRD dapat bekerja sama dengan memberikan edukasi seputar pelecehan seksual.

Namun, mereka harus memastikan bahwa materi yang diberikan bermanfaat dan tidak bias informasi. 

Contoh sosialisasi dapat diberikan oleh perusahaan berupa seminar atau poster khusus yang memuat informasi khusus.

Tujuan melakukan sosialisasi dan edukasi ini adalah untuk meningkatkan kesadaran kepada para karyawan dalam isu pelecehan seksual.

2. Buat Program Pencegahan Pelecehan Seksual

Setelah memberikan sosialisasi dan edukasi, langkah berikutnya untuk mencegah pelecehan seksual di tempat kerja adalah membuat program pencegahan.

Contoh kegiatan yang bisa diluncurkan adalah orientasi secara langsung kepada karyawan untuk mengenali isu pelecehan seksual.

Sama halnya seperti kegiatan sosialisasi dan edukasi, orientasi dapat dilakukan dengan pelatihan ketika menghadapi pelecehan seksual di tempat kerja.

3. Buat Kebijakan Perusahaan Terkait Pelecehan Seksual

Selain memberikan serangkaian sosialisasi dan pelatihan, perusahaan juga perlu membuat kebijakan untuk mencegah pelecehan seksual di tempat kerja.

Perusahaan perlu mengambil tindakan tegas dengan memasukkan pelecehan seksual sebagai pelanggaran berat.

Hal ini bertujuan untuk membentuk kedisiplinan karyawan mengenai pelecehan seksual.

4. Membentuk Tim Respon Terkait Pelecehan Seksual

Langkah terakhir yang dapat dilakukan perusahaan yaitu membentuk tim respon terkait pelecehan seksual. Tim respon ini bertugas untuk mengorganisir tindakan pencegahan pelecehan di tempat kerja.

Dengan tujuan untuk menekan angka pelecehan seksual. Tidak hanya itu, tim respon juga bertugas menerima pengaduan dari karyawan terkait segala bentuk pelecehan seksual.

Cara Karyawan Mencegah Pelecehan Seksual di Tempat Kerja

Selain pihak HRD dan manajemen, karyawan juga harus ikut serta dan bertindak guna mencegah pelecehan seksual di tempat kerja.

Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa dilakukan karyawan untuk mencegah pelecehan seksual di kantor.

1. Gabung Program Sosialisasi Anti Pelecehan Seksual

Pertama-tama, para pekerja bisa bergabung dalam program sosialisasi anti pelecehan seksual.

Di program tersebut, karyawan akan diberikan materi seputar jenis-jenis pelecehan seksual beserta tindakan preventifnya.

Macam-macam program ini bisa ditemukan secara online dan biasanya disediakan oleh NGO atau badan riset yang bergerak di bidang gender.

Atau, karyawan juga bisa mengikuti pelatihan yang akan diluncurkan perusahaan guna menghapus tindakan pelecehan seksual di tempat kerja.

Dengan mengikuti rangkaian program ini, dijamin kamu sebagai karyawan akan lebih memahami bahaya dari pelecehan seksual.

2. Ikut serta dalam Langkah Investigasi dan Tindakan Disipliner

Cara lainnya yang bisa dilakukan karyawan untuk mencegah pelecehan seksual di tempat kerja adalah ikut serta dalam langkah investigasi dan tindakan disipliner.

Langkah investigasi dan disipliner biasanya akan dilakukan perusahaan pada oknum yang dicurigai melakukan tindak pelecehan.

Namun, tak ada salahnya bagi karyawan untuk ikut serta dan membantu pihak HRD untuk menuntaskan isu tersebut.

Sebagai contoh, karyawan bisa mendorong pihak manajemen untuk segera memberi sanksi pada oknum tersebut.

Meskipun demikian, jangan sampai karyawan melewati batas dan melanggar hak manajemen untuk melakukan investigasi secara menyeluruh.

Dukungan moral pada korban serta menuang ide untuk tindakan preventif sudah cukup untuk mencegah pelecehan seksual di kantor.

3. Pelajari dan Ikuti Regulasi Perusahaan terkait Pelecehan Seksual

Cara terakhir yang bisa dilakukan karyaan untuk mencegah pelecehan seksual di tempat kerja adalah mengikuti regulasi perusahaan.

Umumnya, perusahaan akan merancang SOP serta aturan mengenai pelecehan seksual di kantor.

Nah, karyawan bisa mencegah tindak pelecehan dengan memahami semua regulasi yang sudah disediakan tersebut.

Selain itu, karyawan juga bisa memberikan saran apabila ada bagian dari regulasi yang dirasa kurang sesuai.

Misalnya, apabila sanksi dirasa terlalu ringan, karyawan bisa mengajukan perubahan yang secara tak langsung akan membuat efek jera dalam kantor.

Cara Lapor dan Konsultasi Pelecehan Seksual

Nah, bagaimana jika tindak pelecehan seksual sudah terjadi? Ke mana korban harus melapor bila hal ini mereka alami?

Berikut adalah beberapa kontak yang bisa dihubungi jika kamu atau karyawan lain mengalami pelecehan seksual.

  • Call Centre Sahabat Perempuan dan Anak milik Kemen PPPA (Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak): 08211-129-129
  • Layanan pengaduan masyarakat Kemen PPPA: 0821-2575-1234
  • LBH APIK: (021) 877-972-89 dan 0813-8882-2669

Itulah pemaparan singkat mengenai berbagai cara yang bisa dilakukan guna mencegah pelecehan seksual di kantor.

Yuk, saling menciptakan ruang aman untuk semua gender. Dimulai dari mencegah pelecehan seksual di tempat kerja.

Tingkatkan Produktivitas Karyawanmu dengan Mengatasi Stres Finansialnya Bersama GajiGesa!