Resources

Pengertian dan Tipe-tipe Corporate Culture

Ingin tahu apa saja tipe-tipe dan pengertian budaya perusahaan? Yuk, simak artikel tentang pengertian corporate culture berikut ini.
corporate culture

Sebuah perusahaan tentu memiliki budaya kerjanya sendiri. Budaya kerja yang diciptakan ini bertujuan agar para karyawan lebih produktif, dan mencapai hasil yang sesuai dengan visi perusahaan. Pada artikel ini, GajiGesa akan memberikan pengertian corporate culture beserta keempat tipenya. 

Corporate culture juga mencakup relasi antar karyawan dan gaya kepemimpinan dalam organisasi. Budaya perusahaan juga menjadi konsep yang mewakili nilai kolektif, keyakinan, dan prinsip anggota organisasi. 

Pengertian Corporate Culture

pengertian corporate culture

Dalam bahasa Indonesia, corporate culture adalah budaya perusahaan. Secara definitif, corporate culture adalah keyakinan, nilai, serta kepercayaan yang menjadi ciri perusahaan dan diikuti oleh anggota dan karyawan.

Budaya organisasi merupakan nilai yang tumbuh dan berkembang di dalam sebuah perusahaan yang menjadi dasar untuk berpikir, berperilaku dan bertindak. Corporate culture dapat digunakan sebagai tolok ukur yang efektif dalam mencapai tujuan sesuai dengan visi misi perusahaan. 

4 Tipe Corporate Culture

pengertian corporate culture

Setelah mengetahui pengertian corporate culture, kamu perlu mengetahui keempat tipenya. Menurut Robert E. Quinn dan Kim S. Cameron, terdapat empat tipe corporate culture

1. Kebudayaan Klan

Perusahaan yang berkebudayaan klan memiliki rasa kebersamaan dan kekeluargaan. Tipe kebudayaan klan mirip dengan organisasi kekeluargaan yang berusaha mencapai mufakat dan komitmen melalui komunikasi antar anggota. 

Perusahaan yang mengadopsi budaya klan diikat dengan tradisi. Nilai utama yang budaya ini junjung berupa teamwork, komunikasi, dan kesepakatan. Kepemimpinan dalam kebudayaan klan adalah berupa mentorship. Google adalah contoh perusahaan dengan kebudayaan klan. 

2. Kebudayaan Adhokrasi

Budaya adhokrasi didasarkan pada energi dan kreativitas. Setiap karyawan didorong untuk berani mengambil risiko, serta bereksperimen dan berpikir di luar kebiasaan dalam menyelesaikan pekerjaan. 

Dalam kebudayaan adhokrasi ini, pemimpin perusahaan dianggap sebagai inovator dan pengusaha. PT Paragon Technology and Innovation merupakan contoh perusahaan yang mengadaptasi kebudayaan adhokrasi. 

3. Kebudayaan Pasar

Kebudayaan pasar, atau yang disebut market culture berfokus pada lingkungan eksternal yaitu, pelanggan. Perusahaan dengan kebudayaan pasar ini sangat mementingkan pelanggan dibanding kepuasan karyawan. 

Tujuannya, untuk meraih keuntungan dan mendapatkan pangsa pasar terbesar. Perusahaan Amazon di Amerika adalah contoh perusahaan dengan kebudayaan pasar. 

4. Kebudayaan Hirarki

Tipe kebudayaan yang terakhir yaitu, hirarki. Tipe kebudayaan hirarki memiliki sifat formal serta pengendalian yang ketat dalam lingkungan kerja. Kepemimpinan dalam kebudayaan hirarki didasarkan pada budaya yang menekan efisiensi dan prediktabilitas. 

Praktik budaya ini ditentukan oleh struktur, aturan, dan kontrol atasan. Selain itu, pemimpin perusahaan menganggap penting proses yang terkontrol bagi produktivitas dan kesuksesan karyawan. Perusahaan dengan kebudayaan hirarki disatukan oleh kebijakan formal untuk mencapai stabilitas.

Jadi, apa budaya yang dimiliki oleh perusahaan kamu? Perlu diingat, tidak ada budaya perusahaan yang baik, ataupun buruk. Semua memiliki porsinya masing-masing dalam mengatur pekerjaan. 

Tingkatkan Produktivitas Karyawanmu dengan Mengatasi Stres Finansialnya Bersama GajiGesa!